Showing posts with label linux. Show all posts
Showing posts with label linux. Show all posts

Saturday, June 1, 2013

Mengapa Virus Lebih Mudah Menyerang OS Windows

Seperti halnya Windows, di Linux anda juga bisa menemui virus komputer. Bahkan virus komputer di Linux sudah ada sejak tahun 95an. Namun mengapa kita jarang mendengar berita tentang virus komputer di Linux ?
Ada beberapa sebab dan pandangan mengapa kita lebih banyak mendengar serangan virus komputer di Windows daripada di Linux.
  • Pengguna Linux masih sedikit, jadi belum banyak virus yang dibuat
    Pengguna Linux memang jauh lebih sedikit dibandingkan Windows. Ini merupakan salah satu alasan mengapa tidak banyak pembuat virus yang menjadikan Linux sebagai sasaran. Namun bukan berarti kalau Linux sudah memiliki banyak pengguna, nantinya akan banyak orang yang tertarik untuk membuat virus Linux.
    Alasan berikut akan menjelaskannya.
  • Sistem keamanan Linux jauh lebih bagus daripada Windows
    Dari awal dibuat, Windows sudah memiliki banyak lubang keamanan, yang kemudian dimanfaatkan virus komputer untuk berkembang biak. Berbeda dengan Linux yang menggunakan sistem keamanan jauh lebih ketat, misalnya :
    • Setiap user memiliki hak akses dan properti yang berbeda-beda. Jika virus tidak memiliki hak akses, maka virus tersebut tidak akan bisa menyerang.
    • Default user Linux adalah user biasa, bukan Root (Administrator di Windows), ini menyebabkan virus tidak memiliki hak akses penuh sehingga lebih susah untuk menyerang sistem Linux. Bandingkan dengan Windows yang default usernya adalah Administrator sehingga menyebabkan virus memiliki hak akses penuh atas komputer.
Sistem keamanan yang jauh lebih baik dan lebih menyusahkan ruang gerak virus inilah yang sebenarnya menyebabkan mengapa virus jarang menyerang Linux.
  • Tidak ada tool yang memudahkan pembuatan virus di Linux
    Di Windows, Anda bisa menemukan banyak tool untuk membuat virus yang notabene sangat mudah untuk dipergunakan. Anda tidak perlu menjadi seorang ahli virus untuk membuat virus di Windows. Bahkan karena begitu mudahnya, anak SMPpun sekarang bisa dengan mudah membuat virus. Kemudahan yang ditawarkan Windows ternyata bisa menjadi boomerang untuk ‘merusak’ Windows. Bagaimana dengan Linux …? Selain memiliki sistem keamanan yang lebih susah untuk ditembus virus komputer, Linux juga tidak mempunyai tool pembuat virus ini. Jadi wajar kalau tidak banyak orang yang membuat virus di Linux.
  • Pembuat virus komputer adalah orang Linux …?!
    Pandangan ini boleh dibilang muncul dari orang yang anti-Linux. Sayangnya pandangan ini tidak terbukti kebenarannya. Virus komputer di PC pertama kali muncul tahun 1986 – yang dikenal sebagai virus Brain – dan dibuat oleh programmer dari Pakistan. Pada masa itu komputer masih menggunakan DOS (Windows baru muncul versi 1.0 dan Linux belum dibuat – lihat
    Sejarah Pengembangan Linux). Jadi, sangatlah tidak masuk akal kalau mengatakan pembuat virus adalah orang Linux.
    NB : Penulis sendiri mengenal Linux baru beberapa tahun belakangan ini, namun sudah pernah membuat virus komputer jauh sebelum menggunakan Linux, bahkan menggunakan Windows-pun belum, karena semuanya saat itu masih berbasis DOS.
Karena virus jarang ada di Linux dan lebih susah untuk untuk berkembang biak, maka boleh dibilang Linux jauh lebih bebas dari gangguan virus dibandingkan Windows. Sebagai bukti … mulai dari saat beralih ke Linux sampai saat mengetik artikel ini, penulis belum pernah sekalipun terganggu dengan virus di Linux.
Bahkan prediksi-prediksi pakar anti virus yang menyatakan Linux akan menjadi sasaran virus tidak ada satupun yang terbukti. Coba lihat saduran informasi dari para pakar anti virus berikut:
Anggapan bahwa Linux bebas virus, bisa jadi sirna di masa yang akan datang. Sistim operasi open source itu diperkirakan akan jadi target virus dalam tiga tahun mendatang. “Virus bukan hanya untuk Microsoft saja, Linux paling cepat tiga tahun lagi bakal jadi target serangan virus,” Itu sudah seperti hukum alam di pasar,” jelas spesialis anti virus Alfons Tanujaya dari Vaksincom kepada detikinet di Wisma Purna Batara Jakarta, Rabu (Detikinet, 21/9/2005).
“Tentu saja kita akan melihat lebih banyak virus di Windows, tetapi Linux akan menjadi target karena penggunaan Linux sudah semakin meluas” kata Raimond Genes, presiden antivirus Trend Micro Eropa.
Jack Clarke, manajer produk McAfee Eropa, berkata: “Pada kenyataannya membuat virus di Linux itu mudah karena sifatnya yang open source dan kodenya tersedia. Jadi kita akan melihat lebih banyak virus Linux karena Linux sudah semakin banyak digunakan dan populer.” (Vnunet, 5/12/2001)
Tiga petinggi perusahaan anti virus ternama – Vaksincom, TrendMicro, McAfee – memberikan prediksi yang salan tentang virus di Linux. Tujuh tahun telah lewat dan Linux relatif masih aman dari gangguan virus.


Thursday, May 30, 2013

Apa itu terminal Linux ?

Apakah emulator terminal itu?

Sistem operasi UNIX awalnya didesain sebagai sistem berbasis teks, yang dikendalikan oleh perintah yang dimasukkan melalui papan ketik. Hal ini dikenal sebagai antarmuka baris perintah (CLI). X Window System, Xfce, dan proyek lainnya telah menambahkan antarmuka pengguna grafis ke UNIX, dan itulah yang sedang anda gunakan sekarang. Tapi penambahan antarmuka pengguna grafis tidak berarti bahwa CLI telah mati. CLI tetap hadir dan sering menjadi cara termudah, tercepat, dan paling handal untuk melakukan tugas tertentu. Malah pengguna lama akan merasa kehilangan tanpa adanya CLI.



Terminal adalah apa yang dikenal sebagai emulator terminal X, sering disebut sebagai terminal atau shell. Terminal menyediakan pengganti untuk layar teks bergaya lama di desktop anda, namun dapat dengan mudah

Monday, December 10, 2012

Richard Stallman Kecam Ubuntu


Richard Stallman melalui tulisan di blog miliknya pada 7 Desember 2012, mengungkapkan bahwa distro Ubuntu telah menjadi salah satu software yang serupa dengan proprietary software, seperti Microsoft, karena dinilai telah melanggar prinsip-prinsip Free Software. 
 
Stallman menilai bahwa Ubuntu telah mengandung surveillance code, yaitu kode program yang diduga selalu memantau apa yang pemakai cari, baik terhadap sumber di komputer lokal ataupun di internet. Secara khusus hal tersebut terkait dengan fasilitas Ubuntu Dash (Home Lens) yang memungkinkan setiap kata kunci pencarian pada fasilitas tersebut akan dikirimkan ke server milik Canonical, perusahaan pembuat Ubuntu.
Hal lain yang menjadi sorotan Stallman adalah Ubuntu (12.10) telah menggunakan informasi pencarian dari para pemakai Ubuntu untuk menampilkan iklan (ads) kepada pemakai untuk membeli berbagai barang dari Amazon. Dengan turut menampilkan iklan tersebut, Ubuntu telah dianggap berkontribusi terhadap produk proprietary software, seperti Amazon. Stallman juga menyerukan agar tidak merekomendasikan distro Ubuntu sebagai sebuah distro turunan GNU/Linux.

Sebagai pencetus yayasan Free Software, Stallman menggaris bawahi bahwa semua software yang mengikuti prinsip free software harus melindungi pemakai dari malware atau spyware. Untuk dapat melindungi pemakai, maka setiap software Free Software tidak boleh mengandung surveillance code dan atau digital handcuffs (DRM or Digital Restrictions Management) untuk membatasi pemakai.
Apa yang telah diungkapkan oleh Richard Stallman tersebut, berdasar tulisan Mark Shuttleworth (CEO Canonical), tanggal 23 September 2012 disebut sebagai sebuah FUD (Fear, Uncertainty, Doubt). Sepertinya bos perusahaan pembuat Ubuntu tersebut jauh-jauh hari telah mempersiapkan penjelasan untuk berbagai pertanyaan FUD.

Menanggapi tulisan Richard Stallman tersebut, Jono Bacon, sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap jalannya manajemen komunitas di Canonical, juga turut berpendapat bahwa pendapat Richard Stallman hanyalah merupakan suatu kekuatiran yang berlebihan. Dalam tulisan di blog pribadinya, Jono menyatakan bahwa apa yang telah dicapai Ubuntu (12.10) merupakan sebuah upaya untuk memberikan pengalaman baru dalam mencari apapun dari satu tempat, yaitu Dash. Ubuntu tetap memperhatikan keamanan dan melindungi data-data pribadi dari tiap pemakainya.

Richard Stallman memegang prinsip bahwa semua software yang mengikuti prinsip Free Software tidak boleh mengandung bagian atau komponen yang non-free. Bagaimana tanggapan resmi dari Canonical terkait dengan penilaian Stallman? Sampai saat berita ini diturunkan, belum ada tanggapan secara resmi dari pihak Canonical

 Infokomputer.com

Friday, October 26, 2012

Open Stack Red Hat Bantu Kelola Komputasi Awan

Solusi komputasi awan semakin membumi. Beberapa vendor ternama tampak tampil dengan tawaran komputasi awannya. Namun demikian, diperlukan cara jitu untuk mengelola komputasi awan agar terasa manfaatnya.

Red Hat pun telah diakui sebagai kontributor ketiga untuk OpenStack secara keseluruhan pada OpenStack Summit bulan April 2012 lalu. Pihaknya pun menawarkan distribusi enterprise berbasis OpenStack. Menurut Red Hat, OpenStack sebagai kerangka kerja open source dapat digunakan untuk membangun awan IaaS pribadi dan publik guna melengkapi portofolio solusi komputasi awan open source Red Hat. 

Proyek utama perangkat lunak ini adalah menyediakan layanan komputasi, penyimpanan dan pengelolaan jaringan yang dilakukan melalui layanan identitas dan dashboard. Baik itu komputasi awan pribadi, publik, maupun Infrastructure-as-a-Service (IaaS) hybrid

Proyek OpenStack mengalami perkembangan yang cepat menjadi solusi open source. Pasalnya proyek ini diakui mampu memberikan kinerja, feature, dan fungsionalitas bagi organisasi untuk mengelola komputasi awan pribadi dan publik mereka. Rilis komersial OpenStack Red Hat pun diharapkan mampu memberikan umpan balik dan pengujian yang dibutuhkan untuk merampungkan rilis preview ini. 

Nantinya, distribusi OpenStack Red Hat bakal memperluas dan melengkapi portofolio komputasi awan hybrid perusahaan lebih dalam lagi. Saat ini portofolio Red Hat mencakup Enterprise Linux, Enterprise Virtualization, CloudForms, Storage dan OpenShift Platform-as-a-Service (PaaS). 

“Upaya productization kami saat ini difokuskan pada penguatan solusi integrasi Red Hat siap-Enterprise Linux dan OpenStack untuk memberikan solusi untuk enterprise yang memungkinkan enterprise di dunia untuk mewujudkan infrastruktur komputasi awan,” tutur Brian Stevens (CTO and vice president, Worldwide Engineering, Red Hat).

Stevens menambahkan, pihaknya mengundang para pecinta OpenStack dan perusahaan yang berminat untuk mengunduh preview Red Hat serta memberikan umpan balik demi membantu mereka dalam menyediakan platform stabil enterprise OpenStack bagi industri. 

Distribusi OpenStack versi preview yang tanpa dukungan untuk publik berbasis Red Hat Enterprise Linux 6 bisa diunduh di www.redhat.com/tryopenstack. Diharapkan rilis dan dukungan lengkapnya sudah tersedia di tahun 2013.



Internet Download Manager (IDM) Pada Linux

 Tidak  sedikit pengguna sistem operasi linux yang masih baru bertanya -tanya,ada tidak ya untuk download sekencang Internet Download Manager ( IDM ) di linux?
Nah kali ini linuxpun punya tidak kalah bagusnya dengan IDM pada windows,  namanya flareget tampilanyapun tidak kalah bagusnya dengan IDM.

Flareget ini juga bisa kita setting bisa berjalan pada aplikasi browser apa dan bisa kita tentukan.
Software ini sangat membantu sekali apabila kita menginginkan file cukup besar untuk di download.
Selain fiturnya lengkap software tersebut juga sangat mudah sekali dikonfigurasinya.
Nah sedikit penasaran bukan software ini bisa langsung di download  disini  semoga bermanfaat.



Thursday, October 18, 2012

Praktek installasi OS menggunakan Virtual box


Virtual box adalah aplikasi virtualisasi lintas platform, yang berarti bisa di instal pada mesin yang berprosesor Intel maupun AMD, baik itu dalam OS Wndows,Linux, Mac, ataupun Solaris. Contohnya, anda bisa menjalankan Windows dan Linux diatas mesin Mac anda, trus menjalankan Windows server 2008 di atas Linux server, menjalanka beragam distro Linux diatas Windows, begitu pula sebaliknya. Anda bisa menjalankan banyak guest OS pada hostOS anda selama ruang harddisk anda mencukupi, karena harddisk virtual yang nanti digunakan oleh guess OS akan berupa satu file yang tersimpan di folder instalasi Virtualbox anda. hal ini juga menjadi salah satu keuntungan bagi kita yang ingin belajar cara-cara instalasi beragam OS, karena segala sesuatu yang berhubungan dengan hardware, akan di virtualisasi oleh VBox, termasuk harddisk. Jadi anda tidak akan takut-takut lagi mempartisi harddisk, yang bisanya menjadi momok menakutkan kala kita akan menginstal OS pada mesin atau CPU fisik.
Oke, kali ini saya akan menjalankan Virtual box pada host BlankOn Linux, cara instalasi apliksi Vbox nya mungkin sudah pada tahu, bisa menggunakan synaptic packet manager yang ada GUI nya, atau lewat terminal menggunakan apt-get install, yang akan secara otomatis mendownload dan menginstal VBox secara otomatis, karena aplikasi ini sudah tersedia pada repo resmi bawaan dari BlankOn Linux.
Setelah sukses terinstal, mulailah buka VirtualBox anda yang tampilan awalnya seperti ini :
                                               
Klik “baru” untuk memulai menciptaakan mesin anda, anda akan diminta mengisi settingan dasar mesin virtual anda, misalnya mengalokasikan memori yang akan dipakai oleh mesin virtual anda sebagai RAM, menciptakan harddisk, CDROM, seting VGA, souncard, dan lain-lain, termasuk urutan booting saat mesin nanti dijalankan.Yang menarik disini, anda bia menggunakan file .iso yang akan secara langsung akan di mount sebagai CDROM, jadi jika anda baru mendownload distro Linux baru, misalnya, anda tidak usah mem-burn nya dalam CD jika hanya akan mencobanya.

                                                 

                                               
Setelah mesin virtual kita tercipta, kita bisa menjalankannya dengan menekan tombol “mulai” dan mesin pun akan berjalan, layaknya kita menekan tombol “on” pada CPU kita, pada saat mesin booting dan akan mulai masuk grafis OS virtual kita, kta akan di tanyakan apakah kita akan meng-capture pointer mouse dari OS host, yang artinya mouse yang kita pakai, bisa langsung d pakai di OS guess, dan asyiknya hal ini bisa secara langsung switch dengan OS host, artinya kita bisa dengan bebas menggunakan mouse bergantian antara OS host dan guess. Dengan mode seperti ini kita akan punya dua mesin yang reltime hidup, seolah-olah OS guess kita adalah sebuah aplikasi biasa, atau jika ingin membuat OS guess tampil full screen, kita bisa menekan shortcut keyboard ctrl kanan+F, begitu pula sebaliknya untuk mengembalikan ke mode jendela.


                                                           

                                                          
Selamat mencoba-coba beragam OS baru, jangan hanya terpaku dengan salah satu OS pasaran yang sebagian besar adalah software ilegal.
Anda bisa mengunjugi www.distrowatch.com untuk referensi OS keren dan uptodate.

Selamat mencoba


Friday, October 12, 2012

Tranfer File Antar Android Menggunakan Wireless Transfer Pro


Selain WiFi Transfer File, ada lagi pilihan alternatif yang menarik untuk melakukan transfer file antara ponsel Android dengan PC, yakni aplikasi Wireless File Transfer Pro. 
Namun, meski bertajuk Pro, aplikasi ini gratis dan bisa bebas digunakan tanpa bayar. Aplikasi ini dibuat oleh pengembang asal Cina yang juga telah banyak menghasilkan beberapa aplikasi Android lainnya.
 
Jika pada aplikasi WiFi Transfer File, proses transfer berkas hanya dilakukan melalui peramban pada PC, aplikasi ini bisa melakukannya dari ponsel dan juga PC. Instalasi cukup dilakukan pada ponsel. Nantinya, akan ditampilkan alamat IP yang mesti diketikkan pada peramban untuk menghubungkannya. Jadi, manajemen berkas pada PC ditampilkan melalui peramban.  

Anda dapat menampilkan manajemen berkas yang disusun berdasarkan berkas dan folder menggunakan berbagai peramban populer saat ini. Dari sini, Anda bisa melakukan proses unduh dengan mengeklik berkas yang ada. Sayangnya, hal ini cuma bisa dilakukan secara satu per satu dan tidak bisa bersamaan atau sekaligus. Ini akan sedikit merepotkan jika pengguna ingin melakukannya pada banyak berkas. Anda juga akan dimudahkan dalam melakukan instalasi berkas APK yang sudah diunduh sebelumnya dan menjalankannya langsung dari sini.  

Aplikasi Wireless File Transfer Pro pada ponsel menampilkan informasi kapasitas simpan pada perangkat dan kartu memori. Setelah menjalankannya, Anda mesti menekan fungsi Active untuk menghidupkannya. Secara otomatis, akan ditampilkan IP yang dituju dan Anda tinggal memasukkannya ke kolom alamat pada peramban yang ada. Memang tidak disebutkan secara spesifik peramban apa saja yang mendukungnya, tapi sejauh ini seluruh peramban populer dapat berjalan dengan baik.
  
Terdapat pula dua ikon berupa File Browser serta Application Manager. File Browser menampilkan seluruh content pada ponsel, baik dari kartu memori atau pun memori internal. Di dalamnya terdapat pilihan untuk melakukan fungsi Search, pembuatan File atau Folder baru, serta tampilan Multiple Selection. Sementara itu, fungsi Application Manager akan menampilkan seluruh aplikasi yang terpasang pada ponsel.
****
Wireless File Transfer Pro memungkinkan Anda melihat seluruh isi ponsel dengan lengkap karena menampilkan content dari memori internal dan eksternal. Selain itu, konfigurasi bisa dilakukan melalui ponsel dan PC sehingga lebih fleksibel dan memudahkan. 


Sumber 

Tuesday, July 3, 2012

Cara Mudah Dan Cepat Reset Password Email Pada Saat Lupa Password

Empat bulan lamanya email saya tidak dibuka bukan karena malas membukanya melainkan saya lupa password email tersebut hehehe maklum : ). karena saya butuh email tersebut sekaligus untuk verifikasi media sosial saya pastinya harus mereset password tersebut,dan langkah-langkah untuk mengembalikan password email tersebut ialah sebagai berikut dan ada beberapa gambar yang saya abadikan :  ).

1. Coba kamu buka situs email kamu sebagai contoh http://id.yahoo.com lalu kamu klik login melalui facebook

2. Setelah kamu klik kamu lanjutkan dengan mengisi ID yahoo kamu  lalu kamu masukan  chapta/kode verifikasi yang ada pada kolom
3.Setelah kamu klik pada ikon berikutnya atau next, selanjutnya kamu dihadapkan dengan tampilan sebagai berikut
4. Kamu klik pada icon aktifkan kembali, apabila berhasil selajutnya maka akan ada tampilan bahwa email anda telah aktif kembali dan kamu bisa acount kamu lagi
5.Selanjutnya yahoo akan meminta beberapa informasi untuk memverifikasi data kamu, masukan ID kamu lalu masukan chapta /kode yang ada setelah itu klik berikutnya/next.
6. Selesai memasukan kode verifikasi selanjutnya kamu akan ditanya apakah anda akan mengeset ulang sandi anda apabila ia, maka isilah alamat email alternatif kamu lalu klik berikutnya/next.
7.Langkah berikunya ialah, kamu buka email yang kamu jadikan verifikasi
8. Langkah terakhir masukan kode atau password sesuai yang kamu inginkan kalau bisa yang mudah di ingat dan tidak terlalu pendek
Nah sekarang acount email kamu telah pulih kembali tidak terlalu sulit bukan! demikian sedikit pengalaman saya tentang reset password email, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan semua.



By : Java komputindo

Saturday, June 2, 2012

Apa Itu Open Source???

Sumber terbuka (Inggris: open source) adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu individu / lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.
Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.

Thursday, May 31, 2012

Cara Kerja CPU

Saat data dan/atau instruksi dimasukkan ke processing-devices, pertama sekali diletakkan di MAA (melalui Input-storage); apabila berbentuk instruksi ditampung oleh Control Unit di Program-storage, namun apabila berbentuk data ditampung di Working-storage). Jika register siap untuk menerima pengerjaan eksekusi, maka Control Unit akan mengambil instruksi dari Program-storage untuk ditampungkan ke Instruction Register, sedangkan alamat memori yang berisikan instruksi tersebut ditampung di Program Counter. Sedangkan data diambil oleh Control Unit dari Working-storage untuk ditampung di General-purpose register (dalam hal ini di Operand-register). Jika berdasar instruksi pengerjaan yang dilakukan adalah arithmatika dan logika, maka ALU akan mengambil alih operasi untuk mengerjakan berdasar instruksi yang ditetapkan. Hasilnya ditampung di Akumulator. Apabila hasil pengolahan telah selesai, maka Control Unit akan mengambil hasil pengolahan di Accumulator untuk ditampung kembali ke Working-storage. Jika pengerjaan keseluruhan telah selesai, maka Control Unit akan menjemput hasil pengolahan dari Working-storage untuk ditampung ke Output-storage. Lalu selanjutnya dari Output-storage, hasil pengolahan akan ditampilkan ke output-devices.