Thursday, July 24, 2014

Wolfram|Alpha mesin pencari yang ngga ribet...


“Googling dulu baru nanya...”. Anda tentu sering mendengar kata “googling” seperti ini diucapkan. Sampai kapan?

“GOOGLING” yang kurang lebih berarti “cari di Google” memang menunjukkan dengan jelas popularitas dan dominasi Google sebagai jawara search engine di dunia Internet, bahkan kata “googling” secara resmi telah ditambahkan pada Oxford English Dictionary.

Tapi kali ini saya akan menuliskan kecanggihan satu mesin pencari yang mungkin belum pernah anda dengar namanya,  Wolfram|Alpha, yang memberikan jawaban langsung terhadapa apa yang anda cari, berbeda dengan kebanyakan mesin pencari lain yang memberikan link terhadap kata atau frasa yang anda cari, dan tentu saja anda harus mencari jawaban terhadap apa yang anda inginkan di antara ratusan atau bahkan ribuan link yang di berikan oleh Google, misalnya.

Wolfram|Alpha

Dikembangkan oleh Wolfram Research, Wolfram|Alpha yang beralamatkan di http://www.wolframalpha.com dirilis ke publik pada 15 Mei 2009, dan mampu menarik perhatian publik dalam waktu singkat.

Wolfram|Alpha menolak dirinya disebut search engine, dan lebih suka disebut sebagai computational knowledge engine.
Memang Wolfram|Alpha berbeda dengan search engine kebanyakan yang mencari di web dan menghasilkan output berupa link, Wolfram|Alpha mencari pada knowledge base internalnya, melakukan komputasi, dan menghasilkan informasi dalam beragam format yang relevan, tergantung pada keyword
yang Anda ketikkan.
Jika Anda masih belum dapat membayangkannya, segera arahkan browser Anda ke http://www.wolframalpha.com dan ketikkan beberapa contoh keyword, seperti:

1. Madiun Jakarta
Akan menampilkan perbandingan kota Madiun dan Jakarta, dilihat dari populasi, jarak (bahkan mencakup lamanya penerbangan), waktu, lengkap dengan peta geografisnya.

2. Satuan Derajat ke radian
Melakukan konversi dari derajat ke satuan radian. Anda akan mendapatkan hasil konversi dan keterangan tambahan lainnya. Kemampuan konversi seperti ini sebenarnya bukan hal yang baru karena Google telah lama melakukannya, dan sekarang search engine seperti Yahoo! dan Bing juga memiliki kemampuan serupa. Tetapi, Wolfram|Alpha menampilkannya dengan lebih detail dan lengkap.

3. detik.com
Menampilkan statistik website dan informasi lainnya, termasuk menampilkan jumlah link, image, form input, dan seterusnya.
Selain menunjukkan kemampuan semantic search, Wolfram|Alpha juga menampilkan hasil yang informatif melalui format output yang berbeda-beda tergantung pada keyword, tetapi selalu terstruktur rapi, terkadang dengan visualisasi yang baik, sehingga memudahkan penyampaian informasi. Pada
URL http://www89.wolframalpha.com/examples/, Anda dapat melihat contoh-contoh pencarian lainnya.



Hasil pencarian “Madiun Jakarta” pada WolframAlpha

Karena Wolfram|Alpha langsung menjawab pertanyaan yang Anda ajukan (ketimbang menampilkan daftar halaman web yang masih berupa kemungkinan menjadi jawaban), maka informasi dapat diperoleh dengan lebih cepat. Walaupun tentu bisa saja jawaban Wolfram|Alpha bukanlah yang kita cari. Contohnya jika Anda memasukkan keyword “Blackberry”, pada search engine
lain yang mengutamakan popularitas dan rank, kemungkinan akan banyak menampilkan smartphone Blackberry buatan perusahaan Research In Motion, tetapi Wolfram|Alpha akan mengasumsikan blackberry sebagai jenis buah dan Anda akan mendapatkan informasi berupa komposisi vitamin, kalori, protein dan seterusnya dalam satu cangkir blackberry.
Bagaimanapun juga, mungkin karena berbasis pengetahuan, Wolfram|Alpha hingga saat tulisan ini dibuat masih melakukan investigasi apakah akan mendukung topik yang mengetengahkan produk komersial.
Di balik kecerdasan Wolfram|Alpha, terdapat 5 juta baris kode Mathematica (nama sebuah program yang juga di-develop oleh Wolfram Research) dan ditangani oleh sedikitnya 10 ribu CPU.
Anda akan memaklumi kemampuan Wolfram|Alpha saat mengetahui bahwa Mathematica memiliki berbagai fungsi seperti engine visualisasi data 2D dan 3D, matrix dan fungsi/simbol matematika, image processing, dan masih banyak lagi.
Wolfram|Alpha juga menggunakan teknologi parallel computing seperti webMathematica dan gridMathematica.
Tetapi, kecerdasan tanpa data yang lengkap tentu tidak dapat memenuhi keingintahuan Anda, karena itu Wolfram|Alpha mutlak membutuhkan data yang solid dan besar.
Wolfram|Alpha mengklaim memiliki lebih dari 10 trilyun data, lebih dari 50 ribu tipe algoritma dan model, serta kemampuan linguistik, yang semuanya terus bertambah. Yang cukup unik, Wolfram|Alpha menggunakan data internal yang kelola oleh team Wolfram|Alpha, walaupun sebagian juga bersumber dari
berbagai website. Sumber informasi atas pertanyaan Anda dapat diketahui dengan mengklik Source information di bawah hasil yang ditampilkan Wolfram|Alpha. Tetapi tidak berarti data Wolfram|Alpha tidak up to date, data seperti harga saham dan cuaca dapat ditampilkan secara real-time.
Hasil pencarian konversi derajat ke radian
Hasil pencarian untuk detik.com




Tuesday, July 8, 2014

Draftsight Alternatif AutoCAD di Linux



DraftSight (http://www.3ds.com/products-services/draftsight) adalah aplikasi drafting CAD yang bisa berjalan lintas platform (Windows, Linux, Mac) dan yang paling penting, aplikasi canggih ini di bandrol free alias gratis, tinggal download, install dan mulai kerja.
Pertama kali dengar saya sempat ragu akan kualitas program ini, karena dari beberapa aplikasi CAD alternatif yang pernah saya coba belum ada yang memuaskan, dari dukungan kompatibilitas dengan aplikasi eksisting (AutoCAD), kurangnya tool drafting yang tersedia hingga cara pengoperasian yang "aneh" dan kurang user friendly.
Saya adalah pengguna Linux pada Laptop kerja saya, dan sebelum memakai Draftsight, saya masih "mendua" dengan membagi ruang harddisk saya untuk Windows dan Linux (dual boot), di Windows, saya gunakan hanya untuk drafting di AutoCAD, trus saya menginstall Draftsight di Linux saya, dan hasilnya : sangat memuaskan, apalagi ini adalah Aplikasi free tapi kemampuannya tidak kalah dengan yang berbayar, dan lagi kompatibilitasnya yang tinggi sehingga gambar-gambar yang selama ini saya buat memakai AutoCAD, dengan sangat mudah dan lancar di buka dan di edit di Draftsight, meskipun beberapa kali terjadi Crash karena sampai sekarang masih dalam versi beta. Overall aplikasi ini sangat recomended bagi anda yang mencari alternatif program CAD, dan yang concern terhadap HAKI (Stop dan kurangi pembajakan software...!!!) 
Jika Anda belum pernah menggunakan DraftSight sebelumnya, COBALAH SEKARANG! DraftSight dapat di unduh secara gratis di tautan ini tinggal sesuaikan Operating sistem yang anda gunakan. DraftSight dapat running pada Windows®, Mac® and Linux dan best of all, it’s 100% FREE!
 Sedikit narsis, saya sertakan beberapa screenshot kerjaan saya...








Sejak diluncurkan pada 2010, DraftSight (FREE 2D Drafting application) sangat heboh dan laris di download oleh users. Pada Juli 2011, tim mengumumkan bahwa DraftSight telah didownload lebih dari satu juta kali. Dan hanya dalam waktu 7 bulan, diketahui bahwa DraftSight telah didownload lebih dari dua juta kali. Congrats to the DraftSight team!
Jika Anda belum pernah menggunakan DraftSight sebelumnya, COBALAH SEKARANG! DraftSight dapat digunakan oleh para CAD users, maupun Education untuk membuat, mengedit dan melihat file – file DWG. DraftSight dapat running pada Windows®, Mac® and Linux dan best of all, it’s 100% FREE!
- See more at: http://solidworks.arismadata.com/blog/2012/03/15/draftsight-sudah-mencapai-2jt-download%E2%80%A6/#sthash.NH3tXs8I.dpuf
Sejak diluncurkan pada 2010, DraftSight (FREE 2D Drafting application) sangat heboh dan laris di download oleh users. Pada Juli 2011, tim mengumumkan bahwa DraftSight telah didownload lebih dari satu juta kali. Dan hanya dalam waktu 7 bulan, diketahui bahwa DraftSight telah didownload lebih dari dua juta kali. Congrats to the DraftSight team!
Jika Anda belum pernah menggunakan DraftSight sebelumnya, COBALAH SEKARANG! DraftSight dapat digunakan oleh para CAD users, maupun Education untuk membuat, mengedit dan melihat file – file DWG. DraftSight dapat running pada Windows®, Mac® and Linux dan best of all, it’s 100% FREE!
- See more at: http://solidworks.arismadata.com/blog/2012/03/15/draftsight-sudah-mencapai-2jt-download%E2%80%A6/#sthash.NH3tXs8I.dpuf
Sejak diluncurkan pada 2010, DraftSight (FREE 2D Drafting application) sangat heboh dan laris di download oleh users. Pada Juli 2011, tim mengumumkan bahwa DraftSight telah didownload lebih dari satu juta kali. Dan hanya dalam waktu 7 bulan, diketahui bahwa DraftSight telah didownload lebih dari dua juta kali. Congrats to the DraftSight team!
Jika Anda belum pernah menggunakan DraftSight sebelumnya, COBALAH SEKARANG! DraftSight dapat digunakan oleh para CAD users, maupun Education untuk membuat, mengedit dan melihat file – file DWG. DraftSight dapat running pada Windows®, Mac® and Linux dan best of all, it’s 100% FREE!
- See more at: http://solidworks.arismadata.com/blog/2012/03/15/draftsight-sudah-mencapai-2jt-download%E2%80%A6/#sthash.NH3tXs8I.dpuf

Monday, May 5, 2014

NZXT Umumkan Warna Baru Casing H440

  NZXT mengumumkan bahwa casing H440 sekarang tersedia dalam tiga skema warna baru yang futuristik. Sebelumnya, salah satu casing unggulan ini hanya tersedia dalam dua skema warna: white/black dan black/red. Sekarang, pengagum H440 yang sederhana dan anti-bising ini dapat memilih berbagai macam skema warna, mulai dari black/green, black/orange, sampai black/blue.

NZXT juga menyediakan pilihan warna baru untuk Phantom 240 (P240) yang merupakan produk chassis baru dari NZXT. Anda dapat mengunjungi website NZXT dan menciptakan sendiri kombinasi warna yang Anda inginkan untuk P240. Skema-skema warna yang telah Anda buat kemudian akan dipilih secara voting, dan kombinasi warna yang memenangkan pemungutan suara tersebut akan tersedia dan dapat dibeli oleh siapa saja.



CHIP.co.id 

Thursday, March 27, 2014

Babak Baru Intel Atom

Pada tahun 2008 hingga 2011, Intel Atom dikenal sebagai prosesor yang ekonomis, irit daya, dan tertanam pada notebook kecil dengan lebar layar di bawah 14 inci. Semakin ketatnya persaingan di dunia mobile, Intel pun melakukan ekspansi agar dapat masuk ke dunia mobile. Tahun 2012, Intel Atom pun berubah bentuk menjadi sebuah prosesor berbasis system on chip (SoC). Dengan berbasis SoC, Intel Atom pun siap untuk digunakan pada smartphone, tablet, dan perangkat mobile lainnya.

Berbeda dengan pendahulunya, Intel Atom pun tidak hanya sebagai CPU yang menjalankan dan memproses instruksi sesuai dengan algoritma dan bahasa pemrograman yang Anda input, kini prosesor tersebut menjadi sebuah chip yang mampu menintegrasikan semua komponen dalam satu perangkat. Seluruh modul hardware yang ada seperti RAM, Wi-Fi, bluetooth, dan GPS, akan dikontrol oleh prosesor tersebut. Chip GPU yang bertugas untuk memproses grafis juga terdapat di dalamnya. Tidak hanya itu, pemrosesan suara pun dilakukan oleh prosesor berbasis SoC.

Dengan menggunakan prosesor berbasis SoC, komponen yang digunakan pada suatu perangkat pun menjadi semakin sedikit dan efisien. Alhasil, daya yang dikonsumsi pun menjadi lebih rendah. Untuk perangkat mobile, hal ini sangatlah penting mengingat terbatasnya daya tahan baterai yang digunakan. Jika dibandingkan dengan prosesor konvensional, performa yang dihasilkan oleh prosesor berbasis SoC masih jauh lebih pelan. Namun rendahnya konsumsi daya membuat prosesor berbasis SoC sukses merajai pasar perangkat mobile.

Sebelum Intel Atom, perusahaan semikonduktor seperti Qualcomm dan Mediatek sudah mendominasi pasar smartphone dan tablet. Berbeda dengan Qualcomm dan Mediatek yang menggunakan arsitektur ARM, Intel cukup percaya diri masuk ke dunia mobile dengan mengandalkan arsitektur x86. Arsitektur ini bukanlah arsitektur baru. Pasalnya, arsitektur x86 sebelumnya juga digunakan pada berbagai prosesor Intel. Bahkan, hingga saat ini Intel masih menggunakan arsitektur tersebut untuk prosesor Haswell. Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa Intel mencoba mengadaptasi prosesor kelas netbook untuk dapat digunakan pada perangkat mobile. Hal inilah yang membuat persaingan di perangkat mobile semakin menarik.

Berbekal arsitektur yang sama dengan prosesor Intel lainnya, beberapa feature yang ada pada prosesor Intel non-SoC juga terdapat pada Intel Atom. Di antaranya adalah Intel Hyper-Threading, Intel Virtualization Technology, Intel SpeedStep, Intel HD Audio Technology, Intel 64, dan Intel Smart Idle Technology. Untuk para pengguna setia prosesor Intel, tentu sudah tidak asing lagi dengan feature tersebut.
CHIP.co.id