Showing posts with label info. Show all posts
Showing posts with label info. Show all posts

Monday, May 5, 2014

NZXT Umumkan Warna Baru Casing H440

  NZXT mengumumkan bahwa casing H440 sekarang tersedia dalam tiga skema warna baru yang futuristik. Sebelumnya, salah satu casing unggulan ini hanya tersedia dalam dua skema warna: white/black dan black/red. Sekarang, pengagum H440 yang sederhana dan anti-bising ini dapat memilih berbagai macam skema warna, mulai dari black/green, black/orange, sampai black/blue.

NZXT juga menyediakan pilihan warna baru untuk Phantom 240 (P240) yang merupakan produk chassis baru dari NZXT. Anda dapat mengunjungi website NZXT dan menciptakan sendiri kombinasi warna yang Anda inginkan untuk P240. Skema-skema warna yang telah Anda buat kemudian akan dipilih secara voting, dan kombinasi warna yang memenangkan pemungutan suara tersebut akan tersedia dan dapat dibeli oleh siapa saja.



CHIP.co.id 

Thursday, March 27, 2014

Babak Baru Intel Atom

Pada tahun 2008 hingga 2011, Intel Atom dikenal sebagai prosesor yang ekonomis, irit daya, dan tertanam pada notebook kecil dengan lebar layar di bawah 14 inci. Semakin ketatnya persaingan di dunia mobile, Intel pun melakukan ekspansi agar dapat masuk ke dunia mobile. Tahun 2012, Intel Atom pun berubah bentuk menjadi sebuah prosesor berbasis system on chip (SoC). Dengan berbasis SoC, Intel Atom pun siap untuk digunakan pada smartphone, tablet, dan perangkat mobile lainnya.

Berbeda dengan pendahulunya, Intel Atom pun tidak hanya sebagai CPU yang menjalankan dan memproses instruksi sesuai dengan algoritma dan bahasa pemrograman yang Anda input, kini prosesor tersebut menjadi sebuah chip yang mampu menintegrasikan semua komponen dalam satu perangkat. Seluruh modul hardware yang ada seperti RAM, Wi-Fi, bluetooth, dan GPS, akan dikontrol oleh prosesor tersebut. Chip GPU yang bertugas untuk memproses grafis juga terdapat di dalamnya. Tidak hanya itu, pemrosesan suara pun dilakukan oleh prosesor berbasis SoC.

Dengan menggunakan prosesor berbasis SoC, komponen yang digunakan pada suatu perangkat pun menjadi semakin sedikit dan efisien. Alhasil, daya yang dikonsumsi pun menjadi lebih rendah. Untuk perangkat mobile, hal ini sangatlah penting mengingat terbatasnya daya tahan baterai yang digunakan. Jika dibandingkan dengan prosesor konvensional, performa yang dihasilkan oleh prosesor berbasis SoC masih jauh lebih pelan. Namun rendahnya konsumsi daya membuat prosesor berbasis SoC sukses merajai pasar perangkat mobile.

Sebelum Intel Atom, perusahaan semikonduktor seperti Qualcomm dan Mediatek sudah mendominasi pasar smartphone dan tablet. Berbeda dengan Qualcomm dan Mediatek yang menggunakan arsitektur ARM, Intel cukup percaya diri masuk ke dunia mobile dengan mengandalkan arsitektur x86. Arsitektur ini bukanlah arsitektur baru. Pasalnya, arsitektur x86 sebelumnya juga digunakan pada berbagai prosesor Intel. Bahkan, hingga saat ini Intel masih menggunakan arsitektur tersebut untuk prosesor Haswell. Dengan begitu, bisa dikatakan bahwa Intel mencoba mengadaptasi prosesor kelas netbook untuk dapat digunakan pada perangkat mobile. Hal inilah yang membuat persaingan di perangkat mobile semakin menarik.

Berbekal arsitektur yang sama dengan prosesor Intel lainnya, beberapa feature yang ada pada prosesor Intel non-SoC juga terdapat pada Intel Atom. Di antaranya adalah Intel Hyper-Threading, Intel Virtualization Technology, Intel SpeedStep, Intel HD Audio Technology, Intel 64, dan Intel Smart Idle Technology. Untuk para pengguna setia prosesor Intel, tentu sudah tidak asing lagi dengan feature tersebut.
CHIP.co.id

Friday, October 4, 2013

Mengenal Apa Itu Kernel Komputer

Dalam ilmu komputer, kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.
Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.
Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.
Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung diload dan dijalankan di atas mesin 'telanjang' komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi perangkat keras atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.
== Beberapa desain kernel ==

Beberapa desain kernel sistem operasi
Sebuah kernel sistem operasi tidak harus ada dan dibutuhkan untuk menjalankan sebuah komputer. Program dapat langsung dijalankan secara langsung di dalam sebuah mesin (contohnya adalah CMOS Setup) sehingga para pembuat program tersebut membuat program tanpa adanya dukungan dari sistem operasi atau hardware abstraction. Cara k

Tuesday, August 6, 2013

Perbedaan Komputer Rakitan Dengan Komputer Built up

Pada postingan kali ini memberikan informasi tentang komputer rakitan dan komputer built up. Ketika anda ingin membeli komputer sebuah di toko komputer, pasti anda akan di hadapkan oleh dua pilihan. Apakah ingin membeli komputer rakitan sendiri atau komputer built up. Komputer rakitan adalah seperangkat komponen komputer yang masih terpisah dan pembeli bebas memilih komponen sesuai dengan keinginan dan kemampuan serta kebutuhan belinya sehingga memiliki fungsi komputer seutuhnya.  Komputer built up adalah yang dipahami sebagai perangkat komputer yang sudah jadi rangkaian komponennya, pembeli hanya tinggal menggunakannya saja.
Lalu, apa yang sebaiknya saya pilih, komputer rakitan atau built up ? pemilihan pembelian komputer bukan di dasarkan antara komputer rakitan maupun komputer built up, tetapi berdasarkan kebutuhan dan kondisi keuangan.
Komputer rakitan dan komputer build up juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing diantaranya yaitu :
Kelebihan komputer rakitan :
  • Komputer rakitan memiliki nilai lebih di fleksibilitas.
  • Lebih mudah untuk mengklaim garansi, karena cukup membawa komponen yang rusak saja.
  • Umumnya lebih murah dibanding komputer branded dengan spesifikasi yang sama.
  • Kemampuan komputer untuk di-up-grade jauh lebih besar karena komponen yang dipakai ialah komponen umum.

Kekurangan komputer rakitan :
  • Sedikit meribetkan dan pusing milih type & merk bagi yang belum mengetahui kualitas barang.
  • banyak komponen yg kurang berkualitas di pasaran

Kelebihan Komputer Built up :
  • Kualitas komponen sudah diuji coba oleh vendor
  • Tidak pusing-pusing memilih komponen yang berkualitas
  • Mudah membelinya

Kekurangan Komputer Built Up:
  • Mahal
  • Tidak bebas dalam menentukan komponen
  • Kadang-kadang banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan
Sekian tentang berbedaan komputer rakitan dan komputer built up. Semoga artikel ini membantu anda dalam pembelian komputer. 

Star Computindo

Monday, January 21, 2013

Teknologi Suara Akan Gantikan Teknologi Sentuh


Saat ini teknologi sentuh yang banyak diadopsi pada perangkat mobile sedang mengalami masa keemasaannya. Namun dengan pesatnya perkembangan teknologi, hal ini diperkirakan akan segera tergantikan dengan teknologi lain yang lebih baru dan lebih canggih.

Mooly Eden, Intel Senior Vice President, mengatakan bahwa nantinya teknologi pengenalan suara (voice recognition) akan menggantikan teknologi layar sentuh. Teknologi pengenalan suara akan melakukan apa yang diperintahkan dengan lebih cepat dan praktis. Contohnya dengan mengaktifkan fungsi keyboard tanpa perlu menyentuhnya. Hal ini akan membuat beberapa perangkat lawas seperti mouse dan keyboard menjadi tidak diperlukan lagi keberadaannya.

Eden mengatakan hal tersebut dalam rangka menjelaskan pada media bahwa Intel saat ini sedang bekerja dalam mengembangkan perangkat berbasis teknologi pengenalan suara. Dan Eden yakin bahwa perangkat ini akan mengambil alih teknologi sentuh yang sekarang sedang booming, sekitar tiga atau lima tahun lagi.

"Suara adalah sarana komunikasi terbaik antara manusia. Kami akhirnya memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan seperti apa yang terdapat pada film cerita fiksi ilmiah," kata Eden.

Pada gelaran CES awal bulan lalu, Intel sendiri telah melakukan beberapa demonstrasi menggunakan perangkat yang mampu bekerja dengan melacak pergerakan mata dan juga pergerakan tangan dalam mengambil obyek virtual.

Dengan perangkat berteknologi pengenalan suara, Eden mengharapkan bahwa bekerja dengan komputer akan lebih menyenangkan dan bisa berinteraksi layaknya manusia.

"Saya menginginkan Anda bekerja dengan komputer seperti layaknya Anda bekerja dengan saya. Dan saya ingin pengguna mengatakan bahwa saya mencintai komputer saya," tambah Eden.

Layak ditunggu perangkat apa yang sekiranya bakal dihadirkan Intel nantinya.


 Infokomputer.com

Sunday, November 18, 2012

Aplikasi WiFox Tingkatkan Kinerja Wi-Fi Hingga 700%



Jaringan Wi-Fi untuk koneksi Internet gratisan mulai banyak tersedia di tempat-tempat umum, bahkan di dalam bus.

Fasilitas demikian memang sangat bermanfaat bagi pengguna perangkat bergerak. Tetapi yang paling mengesalkan adalah bila akses ke Internet mulai melambat karena semakin banyak pengguna di jaringan tersebut.

Untungnya ada sekelompok peneliti dari North Carolina State University (NCSU) yang mengembangkan software untuk mengatasi masalah di atas. Disebut dengan WiFox, software ini dapat diinstal di jaringan dan akan mengatasi masalah melambatnya kecepatan koneksi pada lingkungan Wi-Fi yang sedang dipakai banyak orang. Peningkatan throughput bisa mencapai 700 persen.

Penurunan kinerja Wi-Fi ketika mulai banyak yang menggunakannya disebabkan oleh koneksi antara komputer pengguna dengan access point hanya menggunakan satu channel. Satu channel tersebut digunakan dua arah, yaitu untuk pengiriman data dari komputer ke access point dan sebaliknya. Ini ibarat jalan raya satu jalur yang digunakan untuk dua arah mobil, yang rawan terjadi kemacetan.

Bila sejumlah besar pengguna mengirim permintaan data,  channel tersebut akan penuh dan acces point akan menghadapi hambatan untuk mengirim data kembali ke pengguna. Makin banyak pengguna makin “ramai” lalu-lintas data pada channel yang digunakan bersama tersebut, dan makin turun kinerja jaringan.
Software WiFox mengatasi masalah di atas. Software ini memonitor lalu-lintas data pada channel Wi-Fi dan memberikan prioritas kepada access point untuk mengirim data bila terjadi backlog data. Prioritas yang diberikan tergantung pada ukuran backlog – semakin besar semakin tinggi prioritasnya. Beraksi seperti polisi lalu-lintas, WiFox menjaga lalu-lintas data agar mengalir lancar di kedua arah.

Sekelompok peneliti dari NCSU telah menguji WiFox di jaringan Wi-Fi yang dapat menangani 45 pengguna di lab mereka. Hasilnya, semakin banyak pengguna yang memakai jaringan, semakin tinggi througput datanya. Peningkatannya mulai dari 400 persen dengan 25 pengguna dan sampai 700 persen bila 45 pengguna memanfaatkan jaringan tersebut. 

Dari hasil pengujian tersebut, tim peneliti berkesimpulan bahwa respon terhadap permintaan pengguna rata-rata empat kali lebih cepat daripada di jaringan Wi-Fi yang tidak menggunakan software tersebut.
Menariknya lagi, WiFox dapat dipaket sebagai software update yang dapat diinstal di jaringan Wi-Fi yang sudah ada. “WiFox dapat dipasang tanpa membongkar sistem,” kata Arpit Gupta, seorang mahasiswa PhD di computer science NCSU, seperti dikutip oleh siaran pers NCSU. 

Gupta merupakan lead author untuk paper yang menjelaskan cara kerja WiFox. Paper tersebut akan dipresentasikan pada ACM CoNEXT 2012, konferensi yang diselenggarakan di Nice, Perancis, pada 10-13 Desember 2012 mendatang.



Saturday, October 27, 2012

Kendali Pesawat “Wulung” Lewat Frekuensi

Teknologi telekomunikasi di dunia sudah menguasai banyak segi kehidupan manusia, baik teknologi sederhana yang sudah digunakan sejak awal abad lalu, hingga ke teknologi telko yang canggih saat ini. Sadar atau tidak sadar, manusia sudah banyak menggantungkan diri pada dukungan atau bantuan teknologi telekomunikasi dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh paling mudah, orang lebih baik memilih ketinggalan dompet dibanding ketinggalan ponsel. Dengan ponsel orang bisa berbuat lebih banyak dibanding sekadar memiliki uang di dompetnya, karena kini ponsel bahkan bisa menempatkan diri sebagai dompet digital berjalan.


Belum lama ini BPPT, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi, berhasil menguji coba pesawat terbang tanpa awak (PTTA) yang pengoperasiannya sangat mengandalkan bantuan teknologi telekomunikasi melalui pengendalian jarak jauh (remote control). Pesawat yang dinamai Wulung (elang) itu bukan yang pertama dibuat oleh BPPT karena merupakan hasil penyempurnaan sehingga sudah bisa dianggap sejajar dengan PTTA yang dibuat dan dioperasikan oleh banyak negara maju.

Israel, misalnya, mengoperasikan PTTA untuk mengintai kegiatan militan Palestina, mengirim informasinya ke kantor pusat yang kemudian digunakan untuk melakukan tindakan, misalnya mengebom target pilihan utama. PTTA memang lebih diarahkan untuk kegiatan mata-mata khususnya dengan sasaran negara tetangga, meskipun banyak juga yang digunakan untuk kegiatan pertanian. Misalnya untuk melakukan penyemprotan hama atau membangun hujan buatan dengan menebar garam di awan.

PTTA bukan suatu yang aneh, sebab contohnya banyak dilakukan oleh berbagai kalangan, dari mulai anak-anak hingga dewasa, misalnya mainan mobil-mobil dengan kendali jarak jauh, juga pesawat model. Hanya saja teknologi telekomunikasi yang digunakan masih kelas kacangan yang memanfaatkan frekuensi rendah, sekitar 28 MHz, sehingga radius kendalinya pun sempit, tidak sampai 500 meter.

PTTA kelas canggih tidak menggunakan teknologi remote control seperti mobil mainan tadi, karena kebutuhan yang lebih luas yang menghendaki jarak kendali yang lebih jauh, sampai ratusan kilometer. Kendali demikian namanya autonomous, yang sekaligus juga mampu mengirimkan gambar-gambar yang diambil oleh kamera yang ada di PTTA tadi, sehingga petugas pusat kendali sekaligus juga berfungsi sebagai pilot pesawat.

Tergantung kebutuhannya, PTTA bisa berbentuk pesawat kecil yang berukuran panjang tak sampai 5 meter, hingga ke pesawat yang panjang dan bentang sayapnya nyaris sama dengan pesawat ringan sekelas Cessna 172. Beda dengan Cessna yang bisa dimuati empat orang tadi, PTTA terbang tanpa orang dan pesawat diisi berbagai peralatan survai, baik untuk kepentingan damai maupun untuk kegiatan mata-mata.

Namun demikian PTTA jarang dibuat dalam ukuran besar karena tidak efisien untuk kegiatan mata-mata sebab mudah dideteksi kehadirannya, baik dari suara mesin maupun oleh pelacakan radar. Lawan yang dimata-matai pun, jika kemudian bisa mendeteksi frekuensi yang digunakan, PTTA bisa dijatuhkan atau dihancurkan.

Sama halnya dengan dua pesawat model yang menggunakan frekuensi sama, salah satu bisa jatuh dengan sendirinya. Ini karena perintah untuk naik bagi pesawat yang satu bisa ditangkap oleh pesawat model yang lain sebagai perintah untuk menukik.

Untuk kegiatan bagi kemaslahatan masyarakat, PTTA bisa digunakan untuk memantau misalnya kegiatan gunung berapi, bencana alam, juga untuk pemetaan. Makin canggih isi di dalam pesawat tanpa awak tadi, makin tinggi frekuensi yang dibutuhkan karena semua dikendalikan dengan data. Karenanya bentuk ruang kendali PTTA itu pun mirip kokpit pesawat dengan berbagai meter-meter instrumen.



sumber 



Sunday, October 14, 2012

Asus Telah luncurkan Dua Kartu Grafis GeForce GTX 650 Ti DirectCU II


Kartu grafis ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II dengan dual fan hadirkan pilihan yang menarik bagi yang berminat untuk upgrade kartu grafis yang telah mendukung DirectX 11 dan ingin memasuki era teknologi 28nm untuk menikmati multimedia, atau aplikasi lain yang menunjang produktivitas, atau game PC dengan detil yang tinggi. Fitur eksklusif dari ASUS juga disertakan, seperti pendingin DirectCU II yang dapat beroperasi 20% lebih dingin dan menekan tingkat kebisingan hingga tiga kali, DIGI+ VRM dan Super Alloy Power yang dapat meningkatkan kestabilan sekaligus memperpanjang umur pakai, juga utility GPU Tweak untuk overclocking yang mudah digunakan. Kartu grafis ini mendukung hadirkan tampilan hingga ke 4 layar dengan dukungan teknologi NVIDIA 3D Surround. ASUS menghadirkan 2 pilihan GeForce GTX 650 Ti DirectCU II, yaitu versi TOP dan OC.

ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II memberikan kinerja tinggi yang dibutuhkan oleh kebanyakan pengguna yang merakit PC. Dengan core NVIDIA GK106, ASUS GeForc GTX 650 Ti DirectCU II adalah pilihan yang menarik bagi pengguna, dengan rasio cost-to-performance yang sangat baik. Versi TOP menggunakan GPU yang telah secara khusus dipilih, diuji dengan ketat, dan telah di-overclock secara default dari pabrik dengan boost clock pada 1033MHz, 105MHz lebih tinggi dibanding kartu grafis referensi. Sedangkan versi OC dengan boost clock pada 954MHz, 26MHz lebih tinggi dibanding kartu grafis referensi. Keduanya dilengkapi dengan video memory 1GB GDDR5 pada 5.400 MHz.
Seperti kebanyakan kartu grafis dari ASUS, ia juga dilengkapi dengan pendingin DirectCU II,  menggunakan heatpipe dari bahan tembaga yang kontak langsung dengan GPU, dengan area pelepasan panas yang lebih luas dan terbuat dari bahan terpilih yang sangat efisien menghantar panas. Ditambah penggunaan dual fan dengan tingkat kebisingan yang minim, hal ini membuatnya cukup unik dibandingkan kebanyakan produk sekelas. Hasil keseluruhan membuat Direct CU II mampu mendinginkan 20% lebih dingin sehingga dapat meningkatkan kestabilan dan menambah peluang overclocking, sekaligus dapat menekan tingkat kebisingan tiga kali lebih minim, ideal untuk PC gaming dan menimati multimedia.

ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II juga telah dilengkapi fitur eksklusif yang kini menjadi keunggulan utama kartu grafis terbaru dari ASUS. Dengan digital voltage regulator DIGI+ VRM membuatnya berbeda dari produk kebanyakan, dan memungkinkan kartu grafis ini dapat mengatur voltase dengan lebih presisi, dan memberikan tambahan kemampuan overclocking. Mengingat core GTX 650 Ti memiliki potensi overclocking yang potensial, DIGI+ VRM dapat membantu untuk memaksimalkannya. Ditambah dengan Super Alloy Power dengan solid state capacitor, choke solid yang bebas suara denging, dan MOSFET tangguh yang sanggup menangani beban yang berat dan berkepanjangan. Desain yang digunakan ini juga dapat menekan power noise hingga 30% lebih rendah, dan dapat memperpanjang umur pakai hingga 2,5 kali lebih lama dibanding kartu grafis referensi.

Utility GPU Tweak eksklusif dari ASUS juga melengkapi GeForce GTX 650 Ti DirectCU II sehingga pengguna dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki kartu grafis ini. Pengguna dapat mengatur core clock, fan speed, dan voltase dengan mudah, sehingga dapat memaksimalkan kinerja sesuai dengan skenario penggunaan. Kesemua fitur GPU Tweak ini dapat diakses melalui sebuah utility dengan user interface yang mudah digunakan.

Dengan konektor untuk HDMI 1.4a, D-sub, dan dual DVI, ASUS GeForce GTX 650 Ti DirectCU II sudah mendukung teknologi NVIDIA 3D Surround, untuk dapat memperluas tampilan layar, hingga ke empat monitor sekaligus. Sebagai contoh, pengguna dapat menggunakan tiga layar untuk menampilkan game, dan satu layar monitor lagi untuk menampilkan aplikasi GPU Tweak, video chat, dan lainnya sesuai kebutuhan. Format tampilan yang lebih luas ini juga dapat berguna untuk menunjang produktivitas pengguna, seperti untuk graphic design dan image rendering, sehingga memudahkan pengguna saat melakukan multitasking, atau saat membuka juga menampilkan beberapa aplikasi sekaligus pada layar.


Friday, October 12, 2012

Tranfer File Antar Android Menggunakan Wireless Transfer Pro


Selain WiFi Transfer File, ada lagi pilihan alternatif yang menarik untuk melakukan transfer file antara ponsel Android dengan PC, yakni aplikasi Wireless File Transfer Pro. 
Namun, meski bertajuk Pro, aplikasi ini gratis dan bisa bebas digunakan tanpa bayar. Aplikasi ini dibuat oleh pengembang asal Cina yang juga telah banyak menghasilkan beberapa aplikasi Android lainnya.
 
Jika pada aplikasi WiFi Transfer File, proses transfer berkas hanya dilakukan melalui peramban pada PC, aplikasi ini bisa melakukannya dari ponsel dan juga PC. Instalasi cukup dilakukan pada ponsel. Nantinya, akan ditampilkan alamat IP yang mesti diketikkan pada peramban untuk menghubungkannya. Jadi, manajemen berkas pada PC ditampilkan melalui peramban.  

Anda dapat menampilkan manajemen berkas yang disusun berdasarkan berkas dan folder menggunakan berbagai peramban populer saat ini. Dari sini, Anda bisa melakukan proses unduh dengan mengeklik berkas yang ada. Sayangnya, hal ini cuma bisa dilakukan secara satu per satu dan tidak bisa bersamaan atau sekaligus. Ini akan sedikit merepotkan jika pengguna ingin melakukannya pada banyak berkas. Anda juga akan dimudahkan dalam melakukan instalasi berkas APK yang sudah diunduh sebelumnya dan menjalankannya langsung dari sini.  

Aplikasi Wireless File Transfer Pro pada ponsel menampilkan informasi kapasitas simpan pada perangkat dan kartu memori. Setelah menjalankannya, Anda mesti menekan fungsi Active untuk menghidupkannya. Secara otomatis, akan ditampilkan IP yang dituju dan Anda tinggal memasukkannya ke kolom alamat pada peramban yang ada. Memang tidak disebutkan secara spesifik peramban apa saja yang mendukungnya, tapi sejauh ini seluruh peramban populer dapat berjalan dengan baik.
  
Terdapat pula dua ikon berupa File Browser serta Application Manager. File Browser menampilkan seluruh content pada ponsel, baik dari kartu memori atau pun memori internal. Di dalamnya terdapat pilihan untuk melakukan fungsi Search, pembuatan File atau Folder baru, serta tampilan Multiple Selection. Sementara itu, fungsi Application Manager akan menampilkan seluruh aplikasi yang terpasang pada ponsel.
****
Wireless File Transfer Pro memungkinkan Anda melihat seluruh isi ponsel dengan lengkap karena menampilkan content dari memori internal dan eksternal. Selain itu, konfigurasi bisa dilakukan melalui ponsel dan PC sehingga lebih fleksibel dan memudahkan. 


Sumber 

Review Prosesor AMD


 Awal kehadiran prosesor AMD Bulldozer memang sempat menghebohkan berkat dukungan akan 8 core-nya.
Di luar kontroversi yang dihadirkan prosesor AMD Bulldozer atas kinerjanya yang ternyata berada di luar perkiraan para penggemar AMD, para vendor motherboard tetap optimis dan ramai mempersiapkan motherboard dengan dukungan untuknya.  
Dalam menyambut kehadiran Bulldozer, AMD telah meluncurkan 3 chipset seri 9. Chipset tersebut yaitu AMD 970 yang menyasar kelas yang lebih terjangkau dari sisi harga, AMD 990X untuk kelas menengah dan AMD 990FX yang merupakan kelas teratas. Sementara beberapa motherboard ber-chipset AMD 890FX yang hadir lebih dulu, juga mendukung Bulldozer dengan pembaruan BIOS.
Chipset seri 9 tersebut menggunakan soket AM3+ yang bisa digunakan pada prosesor Bulldozer (AMD FX-4xx sampai FX-8xx) dan juga prosesor generasi di bawahnya yang kompatibel dengan soket AM3.  
Khusus untuk AMD 990X dan 990FX, perbedaan mendasar terdapat pada dukungan kartu grafis ganda. Jika AMD 990X hanya mendukung mode x8x8, 990FX mendukung bandwith penuh x16x16. Dan pada chipset AMD 990FX mendukung mode CrossfireX hingga mode Quad (4 kartu grafis). Bahkan  beberapa motherboard menyertakan dukungan akan teknologi grafis ganda dari Nvidia yaitu SLI.
Dukungan prosesor yang bisa digunakan terhadap kedua chipset tersebut sama. Bulldozer mendukung seri FX-4xxx sampai FX-8xxx. Selain itu, Bulldozer juga mendukung seri AthlonII X2-2xx, AthlonII X3-4xx, AthlonII X4-6xx, PhenomII X2-5xx, PhenomII X3-7xx, PhenomII X4-8xx dan 9xx, PhenomII X6-1xxx, dan Sempron 1xx.
Chipset AMD 990X/FX merupakan chip northbridge yang berarti dipasang dengan southbridge. Untuk southbridge digunakan chip AMD SB950 yang sudah mendukung murni SATA3 6 Gbps.  
Berikut kami tampilkan 3 motherboard ber-chipset AMD 990FX dan satu AMD 990X yang bisa dijadikan gambaran sejauh mana kinerja serta fasilitas yang disertakan.
Platform Uji Prosesor AMD FX-8150, memori Kingston DDR3-1333 2 x 2 GB, kartu grafis Asus Radeon HD 6850 (EAH6850 DC/2DIS/1GD5), harddisk Seagate Barracuda 7200RPM 320 GB, PSU Silverstone OP700, Windows 7 Ultimate 64-bit


Tuesday, July 3, 2012

Cara Mudah Dan Cepat Reset Password Email Pada Saat Lupa Password

Empat bulan lamanya email saya tidak dibuka bukan karena malas membukanya melainkan saya lupa password email tersebut hehehe maklum : ). karena saya butuh email tersebut sekaligus untuk verifikasi media sosial saya pastinya harus mereset password tersebut,dan langkah-langkah untuk mengembalikan password email tersebut ialah sebagai berikut dan ada beberapa gambar yang saya abadikan :  ).

1. Coba kamu buka situs email kamu sebagai contoh http://id.yahoo.com lalu kamu klik login melalui facebook

2. Setelah kamu klik kamu lanjutkan dengan mengisi ID yahoo kamu  lalu kamu masukan  chapta/kode verifikasi yang ada pada kolom
3.Setelah kamu klik pada ikon berikutnya atau next, selanjutnya kamu dihadapkan dengan tampilan sebagai berikut
4. Kamu klik pada icon aktifkan kembali, apabila berhasil selajutnya maka akan ada tampilan bahwa email anda telah aktif kembali dan kamu bisa acount kamu lagi
5.Selanjutnya yahoo akan meminta beberapa informasi untuk memverifikasi data kamu, masukan ID kamu lalu masukan chapta /kode yang ada setelah itu klik berikutnya/next.
6. Selesai memasukan kode verifikasi selanjutnya kamu akan ditanya apakah anda akan mengeset ulang sandi anda apabila ia, maka isilah alamat email alternatif kamu lalu klik berikutnya/next.
7.Langkah berikunya ialah, kamu buka email yang kamu jadikan verifikasi
8. Langkah terakhir masukan kode atau password sesuai yang kamu inginkan kalau bisa yang mudah di ingat dan tidak terlalu pendek
Nah sekarang acount email kamu telah pulih kembali tidak terlalu sulit bukan! demikian sedikit pengalaman saya tentang reset password email, semoga bermanfaat bagi rekan-rekan semua.



By : Java komputindo

Thursday, May 31, 2012

Apa itu Hardware

Perangkat keras komputer adalah semua bagian fisik komputer, dan dibedakan dengan data yang berada di dalamnya atau yang beroperasi di dalamnya, dan dibedakan dengan perangkat lunak (software) yang menyediakan instruksi untuk perangkat keras dalam menyelesaikan tugasnya.
Batasan antara perangkat keras dan perangkat lunak akan sedikit buram kalau kita berbicara mengenai firmware, karena firmware ini adalah perangkat lunak yang "dibuat" ke dalam perangkat keras. Firmware ini merupakan wilayah dari bidang ilmu komputer dan teknik komputer, yang jarang dikenal oleh pengguna umum.
Komputer pada umumnya adalah komputer pribadi, (PC) dalam bentuk desktop atau menara kotak yang terdiri dari bagian berikut:
  • Papan sistem/papan induk yang merupakan tempat CPU, memori , slot vga, dan memiliki slot untuk kartu tambahan.
    • RAM - tempat penyimpanan data sementara / jangka pendek,sehingga perangkat lunak yang kita jalankan akan tersimpan sementara, sehingga komputer tidak perlu selalu mengakses hard disk untuk mencari data. Jumlah RAM yang lebih besar akan membantu kecepatan PC
    • Buses:
      • Bus PCI
      • Bus ISA
      • USB
      • AGP
    • ROM (Read Only Memory) di mana firmware diletakkan
    • CPU (Central Processing Unit) sebagai otak dan bagian utama komputer
  • Power supply - sebuah kotak yang menyalurkan daya ke papan induk transformer, kontrol voltase dan kipas
  • Pengontrol penyimpanan, dari jenis IDE, SCSI atau SATA atau lainnya, yang mengontrol hard disk, Floppy disk, CD-ROM, DVD-ROM dan drive lainnya; kontroler ini terletak di papan induk (atas-papan) atau di kartu tambahan
  • Pengontrol penampilan video yang memproduksi output untuk komputer display
  • Pengontrol komputer bus (paralel, serial, USB, Firewire) untuk menyambung komputer dengan alat tambahan luar lainnya seperti printer atau scanner
  • Beberapa jenis penyimpanan komputer:
  • Penyimpanan dalam - menyimpan data dalam komputer untuk penggunaan jangka panjang.
  • Kartu suara - menerjemahkan signal dari papan sistem ke bahasa yang dapat dimengerti oleh speaker, dan memiliki terminal untuk mencolok kabel suara speaker.
  • Jaringan komputer - untuk menghubungkan komputer ke internet dan/atau komputer lainnya.
    • Modem - media penyambung ke koneksi internet.
    • Kartu network - untuk internet DSL/kabel, dan/atau menghubungkan ke komputer lain.
  • Alat lainnya.
Sebagai tambahan, perangkat keras dapat memasukan komponen luar lainnya. Di bawah ini merupakan komponen standar atau yang umum digunakan.