Showing posts with label Server. Show all posts
Showing posts with label Server. Show all posts

Tuesday, September 24, 2013

Mengganti Nama Server di VM Windows Azure


Setelah Anda menjalankan Windows Azure dan melakukan koneksi ke Windows Server 2012 yang Anda miliki di VM Windows Azure, langkah selanjutnya adalah mengkokonfigurasi sistem tersebut. Proses ini instalasi dan konfigurasi ini jika diperlukan saja, sedangkan apabila Anda tidak memerlukan konfigurasi sebagaimana layaknya server lokal, maka pekerjaan ini bisa saja Anda abaikan. Sebagai gambaran, proses instalasi dan konfigurasi server 2012 ini adalah untuk menentikan banyak hal. Kalau di koputer lokal Anda harus menentukan IP adrees, nama komputer, nama domain dan sebagainya. Sedangkan di Windows Azure proses tersebut mungkin sebagian diperlukan, tetapi ada juga yang tidak memerlukannya. Langkah pertama untuk mengkonfigurasi server seperti terlihat pada gambar diatas adalah mengklik pilihan Configure this local server. Setelah menekan tombol tersebut Anda akan dibawa ke halaman berikutnya Selanjutnya Anda klik nama komputer yang sudah ada, lalu pilih Change, dan di kolom Computer Name, ketikkan nama komuter Anda, klik OK, klik OK dan klik tombol Close untuk menutup jendela tersebut.


Wss-ID

Tutang

Tuesday, August 6, 2013

Membuat Database Di Microsoft SQL Server

Bagi pemula dan baru belajar Microsoft SQL mungkin memerlukan waktu untuk membuat sebuah database. Namun mungkin akan berbeda bagi teman-teman IT Pro yang sudah mahir dan terbiasa dengan Microsoft SQL ini. Tulisan ini mungkin tidak akan berarti apa-apa bagi mereka yang sudah sangat mahir, tetapi barangkali akan membantu bagi mereka yang baru mencoba belajar Microsoft SQL.
Sebagai contoh, berikut ini akan dijelaskan langkah-langkah untuk membuat database. Memang hampir semua pemakai komputer dan para pengembang yang sudah terbiasa mungkin sudah sering mengalaminya dan itu tidak terlalu sulit. Sebenarnya untuk membangun database di Microsoft SQL Server  tidak terlalu sulit karena antarmukanya sudah berbentuk grafis dan bahkan dengan bantuan Wizard semakin mudah dan cepat untuk membangun sebuah database. Microsoft SQL Server baik 2000 ataupun generasi berikutnya memberikan beberapa pilihan bagi kita untuk membuat sebuah database, antara lain menggunakan bantuan Wizard atau menggunakan perintah Transact-SQL
Ada beberapa tipe file yang membuat sebuah database, antara lain file primer, file sekunder, dan file log. File primer mengandung informasi yang dibutuhkan untuk menu shortcut load dan menginisialisasi database dan untuk menyimpan data. File Sekunder digunakan apabila file primer tidak cukup besar untuk memelihara semua file data, sedangkan file log adalah sebuah file yang digunakan untuk memulihkan suatu database.
Untuk membuat database secara manual prosedur atau cara yang harus Anda lakukan adalah sebagai berikut: Klik Start, klik Progam dan klik kelompok Microsoft SQL Server, lalu klik Enterprise Manager. Selanjutnya klik dua kali Server Anda, misalnya DATAKOM (WindowsNT), klik kanan di atas Database, lalu klik New Database. Setelah itu akan tampil jendela Database Properties, di kolom Name ketikkan nama Database Anda, misalnya MIKRODATA, klik OK.


 Wss-id /Tutang

Saturday, June 2, 2012

Apakah itu Server ?

Server adalah sebuah sistem komputer yang menyediakan jenis layanan tertentu dalam sebuah jaringan komputer. Server didukung dengan prosesor yang bersifat scalable dan RAM yang besar, juga dilengkapi dengan sistem operasi khusus, yang disebut sebagai sistem operasi jaringan. Server juga menjalankan perangkat lunak administratif yang mengontrol akses terhadap jaringan dan sumber daya yang terdapat di dalamnya, seperti halnya berkas atau pencetak, dan memberikan akses kepada stasiun kerja anggota jaringan.
Umumnya, di dalam sistem operasi server terdapat berbagai macam layanan yang menggunakan arsitektur klient/server. Contoh dari layanan ini adalah Protokol Konfigurasi Hos Dinamik, server surat, server PTH, server PTB, DNS server, dan lain sebagainya. Setiap sistem operasi server umumnya membundel layanan-layanan tersebut, meskipun pihak ketiga dapat pula membuat layanan tersendiri. Setiap layanan tersebut akan merespon request dari klien. Sebagai contoh, klien PKHD akan memberikan request kepada server yang menjalankan layanan server PKHD; ketika sebuah klien membutuhkan alamat IP, klien akan memberikan request kepada server, dengan bahasa yang dipahami oleh server PKHD, yaitu protokol PKHD itu sendiri.
Contoh sistem operasi server adalah Windows NT 3.51, dan dilanjutkan dengan Windows NT 4.0. Saat ini sistem yang cukup populer adalah Windows 2000 Server dan Windows Server 2003, kemudian Sun Solaris, Unix, dan GNU/Linux.
Server biasanya terhubung dengan klien dengan kabel UTP dan sebuah kartu jaringan. Kartu jaringan ini biasanya berupa kartu PCI atau ISA.
Dilihat dari fungsinya, server bisa di kategorikan dalam beberapa jenis, seperti: server aplikasi, server data maupun server proksi. Server aplikasi adalah server yang digunakan untuk menyimpan berbagai macam aplikasi yang dapat diakses oleh klien, server data sendiri digunakan untuk menyimpan data baik yang digunakan klien secara langsung maupun data yang diproses oleh server aplikasi. Server proksi berfungsi untuk mengatur lalu lintas di jaringan melalui pengaturan proksi. Orang awam lebih mengenal proxy server untuk mengkoneksikan komputer klien ke Internet.
Kegunaan server sangat banyak, misalnya untuk situs internet, ilmu pengetahuan, atau sekedar penyimpanan data.