Thursday, October 18, 2012

Praktek installasi OS menggunakan Virtual box


Virtual box adalah aplikasi virtualisasi lintas platform, yang berarti bisa di instal pada mesin yang berprosesor Intel maupun AMD, baik itu dalam OS Wndows,Linux, Mac, ataupun Solaris. Contohnya, anda bisa menjalankan Windows dan Linux diatas mesin Mac anda, trus menjalankan Windows server 2008 di atas Linux server, menjalanka beragam distro Linux diatas Windows, begitu pula sebaliknya. Anda bisa menjalankan banyak guest OS pada hostOS anda selama ruang harddisk anda mencukupi, karena harddisk virtual yang nanti digunakan oleh guess OS akan berupa satu file yang tersimpan di folder instalasi Virtualbox anda. hal ini juga menjadi salah satu keuntungan bagi kita yang ingin belajar cara-cara instalasi beragam OS, karena segala sesuatu yang berhubungan dengan hardware, akan di virtualisasi oleh VBox, termasuk harddisk. Jadi anda tidak akan takut-takut lagi mempartisi harddisk, yang bisanya menjadi momok menakutkan kala kita akan menginstal OS pada mesin atau CPU fisik.
Oke, kali ini saya akan menjalankan Virtual box pada host BlankOn Linux, cara instalasi apliksi Vbox nya mungkin sudah pada tahu, bisa menggunakan synaptic packet manager yang ada GUI nya, atau lewat terminal menggunakan apt-get install, yang akan secara otomatis mendownload dan menginstal VBox secara otomatis, karena aplikasi ini sudah tersedia pada repo resmi bawaan dari BlankOn Linux.
Setelah sukses terinstal, mulailah buka VirtualBox anda yang tampilan awalnya seperti ini :
                                               
Klik “baru” untuk memulai menciptaakan mesin anda, anda akan diminta mengisi settingan dasar mesin virtual anda, misalnya mengalokasikan memori yang akan dipakai oleh mesin virtual anda sebagai RAM, menciptakan harddisk, CDROM, seting VGA, souncard, dan lain-lain, termasuk urutan booting saat mesin nanti dijalankan.Yang menarik disini, anda bia menggunakan file .iso yang akan secara langsung akan di mount sebagai CDROM, jadi jika anda baru mendownload distro Linux baru, misalnya, anda tidak usah mem-burn nya dalam CD jika hanya akan mencobanya.

                                                 

                                               
Setelah mesin virtual kita tercipta, kita bisa menjalankannya dengan menekan tombol “mulai” dan mesin pun akan berjalan, layaknya kita menekan tombol “on” pada CPU kita, pada saat mesin booting dan akan mulai masuk grafis OS virtual kita, kta akan di tanyakan apakah kita akan meng-capture pointer mouse dari OS host, yang artinya mouse yang kita pakai, bisa langsung d pakai di OS guess, dan asyiknya hal ini bisa secara langsung switch dengan OS host, artinya kita bisa dengan bebas menggunakan mouse bergantian antara OS host dan guess. Dengan mode seperti ini kita akan punya dua mesin yang reltime hidup, seolah-olah OS guess kita adalah sebuah aplikasi biasa, atau jika ingin membuat OS guess tampil full screen, kita bisa menekan shortcut keyboard ctrl kanan+F, begitu pula sebaliknya untuk mengembalikan ke mode jendela.


                                                           

                                                          
Selamat mencoba-coba beragam OS baru, jangan hanya terpaku dengan salah satu OS pasaran yang sebagian besar adalah software ilegal.
Anda bisa mengunjugi www.distrowatch.com untuk referensi OS keren dan uptodate.

Selamat mencoba


0 comments:

Post a Comment