Thursday, May 30, 2013

Apa itu terminal Linux ?

Apakah emulator terminal itu?

Sistem operasi UNIX awalnya didesain sebagai sistem berbasis teks, yang dikendalikan oleh perintah yang dimasukkan melalui papan ketik. Hal ini dikenal sebagai antarmuka baris perintah (CLI). X Window System, Xfce, dan proyek lainnya telah menambahkan antarmuka pengguna grafis ke UNIX, dan itulah yang sedang anda gunakan sekarang. Tapi penambahan antarmuka pengguna grafis tidak berarti bahwa CLI telah mati. CLI tetap hadir dan sering menjadi cara termudah, tercepat, dan paling handal untuk melakukan tugas tertentu. Malah pengguna lama akan merasa kehilangan tanpa adanya CLI.



Terminal adalah apa yang dikenal sebagai emulator terminal X, sering disebut sebagai terminal atau shell. Terminal menyediakan pengganti untuk layar teks bergaya lama di desktop anda, namun dapat dengan mudah

Wednesday, May 29, 2013

Cara Meningkatkan Kapasitas Ram (Random Access Memory) Pada Komputer Atau Notebook Kita

RAM (Random Access Memory) digunakan oleh komputer untuk proses komputasi yang menjalankan program perangkat lunak. RAM juga menyimpan informasi sementara yang menampilkan data pada layar komputer. Meningkatkan jumlah RAM membuat daya komputasi komputer lebih kuat—komputer dapat menjalankan program yang kompleks dan bekerja dengan berkas berukuran besar. Semua informasi yang tersimpan dalam RAM hilang ketika komputer dimatikan.
Berikut tahapan atau cara meningkatkan kapasitas ram pada komputer kita
1.Pada My Computer klik kanan lalu pilih properties

2. Setelah masuk pada properties lalu klik pada advanced -> pada perfomance klik settings
 

3.Pada Perfomance option klik advanced lalu klik change
4.Selanjutnya kamu masukan angka pada colom initial size dan terakhir tekan set

Sekarang RAM Anda sudah berhasil ditingkatkan kapasitasnya. Tidak akan lagi muncul peringatan, Virtual Memory  Too Low . Karena pada saat RAM habis digunakan untuk membuka berbagai aplikasi, RAM secara otomatis akan menggunakan space pada hardisk

Selamat mencoba 













.




Monday, April 22, 2013

Cara Konfigurasi Dan Setting Nat Menggunakan Mikrotik

Bagi teman-teman yang mungkin saat ini membutuhkan atau ingin mengetahui bagaimana cara konfigurasi NAT (Network Address Translation ) pada mikrotik adalah sebagai berikut :

1.Buka aplikasi winbox karena mikrotik membutuhkan winbox dan klik pada menu IP lalu klik pada firewall.

2.Setelah klik pada firewall lalu pilih nat.lalu klik pada tanda +


3.Klik tab general selanjutnya pada chain dibuat dstnat isikan dst address dengan ip public isikan protokol.dan dst port

 
 
 4.Setelah setting pada tab general selanjutnya setting pada action isikan pada action dstnat isikan to addres ke ip local dan to port masukan port yang di inginkan.

Selanjutnya close program winbox dan sekarang kamu bisa coba akses ip publik kamu yang telah di riderect  contoh pada web browser 112.33.33.33:590.
Selamat mencoba




By Admin Java




Thursday, February 28, 2013

Update Antivirus Avast Secara Offline

Sedikit pengalaman admin java, karena awalnya ingin update antivirus avast 1 pc saja memerlukan waktu yang cukup lama, bagaimana harus update 40 pc dengan waktu yang relatif singkat ? akhirnya semua dirubah dan di update secara offline karna banyak sekali fungsinya salah satunya menghemat bandwith :D.
Disini admin ingin sedikit share tentang cara update manualnya
1. Cek terlebih dahulu version pada avast antivirus yang di install pada komputer kamu.

2. Setelah kamu melihat versi avast kamu lalu kamu buka pada web browser dengan alamat   http://www.avast.com/download  lalu klik download pada vesi yang kamu punya .

3. Tunggu download sampai dengan selesai, besar programnya  kurang lebih 76 MB.




4. Setelah selesai download lalu jalankan program updater  tersebut.


 Selesai, sekarang kamu memiliki anti virus Avast yang terupdate tanpa harus mengkoneksikan komputer/notebook ke internet program tersebut berlaku untuk banyak pc /notebook.

Semoga bermanfaat

by : admin

Monday, January 21, 2013

Teknologi Suara Akan Gantikan Teknologi Sentuh


Saat ini teknologi sentuh yang banyak diadopsi pada perangkat mobile sedang mengalami masa keemasaannya. Namun dengan pesatnya perkembangan teknologi, hal ini diperkirakan akan segera tergantikan dengan teknologi lain yang lebih baru dan lebih canggih.

Mooly Eden, Intel Senior Vice President, mengatakan bahwa nantinya teknologi pengenalan suara (voice recognition) akan menggantikan teknologi layar sentuh. Teknologi pengenalan suara akan melakukan apa yang diperintahkan dengan lebih cepat dan praktis. Contohnya dengan mengaktifkan fungsi keyboard tanpa perlu menyentuhnya. Hal ini akan membuat beberapa perangkat lawas seperti mouse dan keyboard menjadi tidak diperlukan lagi keberadaannya.

Eden mengatakan hal tersebut dalam rangka menjelaskan pada media bahwa Intel saat ini sedang bekerja dalam mengembangkan perangkat berbasis teknologi pengenalan suara. Dan Eden yakin bahwa perangkat ini akan mengambil alih teknologi sentuh yang sekarang sedang booming, sekitar tiga atau lima tahun lagi.

"Suara adalah sarana komunikasi terbaik antara manusia. Kami akhirnya memiliki kekuatan yang cukup untuk melakukan seperti apa yang terdapat pada film cerita fiksi ilmiah," kata Eden.

Pada gelaran CES awal bulan lalu, Intel sendiri telah melakukan beberapa demonstrasi menggunakan perangkat yang mampu bekerja dengan melacak pergerakan mata dan juga pergerakan tangan dalam mengambil obyek virtual.

Dengan perangkat berteknologi pengenalan suara, Eden mengharapkan bahwa bekerja dengan komputer akan lebih menyenangkan dan bisa berinteraksi layaknya manusia.

"Saya menginginkan Anda bekerja dengan komputer seperti layaknya Anda bekerja dengan saya. Dan saya ingin pengguna mengatakan bahwa saya mencintai komputer saya," tambah Eden.

Layak ditunggu perangkat apa yang sekiranya bakal dihadirkan Intel nantinya.


 Infokomputer.com

Monday, December 10, 2012

Richard Stallman Kecam Ubuntu


Richard Stallman melalui tulisan di blog miliknya pada 7 Desember 2012, mengungkapkan bahwa distro Ubuntu telah menjadi salah satu software yang serupa dengan proprietary software, seperti Microsoft, karena dinilai telah melanggar prinsip-prinsip Free Software. 
 
Stallman menilai bahwa Ubuntu telah mengandung surveillance code, yaitu kode program yang diduga selalu memantau apa yang pemakai cari, baik terhadap sumber di komputer lokal ataupun di internet. Secara khusus hal tersebut terkait dengan fasilitas Ubuntu Dash (Home Lens) yang memungkinkan setiap kata kunci pencarian pada fasilitas tersebut akan dikirimkan ke server milik Canonical, perusahaan pembuat Ubuntu.
Hal lain yang menjadi sorotan Stallman adalah Ubuntu (12.10) telah menggunakan informasi pencarian dari para pemakai Ubuntu untuk menampilkan iklan (ads) kepada pemakai untuk membeli berbagai barang dari Amazon. Dengan turut menampilkan iklan tersebut, Ubuntu telah dianggap berkontribusi terhadap produk proprietary software, seperti Amazon. Stallman juga menyerukan agar tidak merekomendasikan distro Ubuntu sebagai sebuah distro turunan GNU/Linux.

Sebagai pencetus yayasan Free Software, Stallman menggaris bawahi bahwa semua software yang mengikuti prinsip free software harus melindungi pemakai dari malware atau spyware. Untuk dapat melindungi pemakai, maka setiap software Free Software tidak boleh mengandung surveillance code dan atau digital handcuffs (DRM or Digital Restrictions Management) untuk membatasi pemakai.
Apa yang telah diungkapkan oleh Richard Stallman tersebut, berdasar tulisan Mark Shuttleworth (CEO Canonical), tanggal 23 September 2012 disebut sebagai sebuah FUD (Fear, Uncertainty, Doubt). Sepertinya bos perusahaan pembuat Ubuntu tersebut jauh-jauh hari telah mempersiapkan penjelasan untuk berbagai pertanyaan FUD.

Menanggapi tulisan Richard Stallman tersebut, Jono Bacon, sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap jalannya manajemen komunitas di Canonical, juga turut berpendapat bahwa pendapat Richard Stallman hanyalah merupakan suatu kekuatiran yang berlebihan. Dalam tulisan di blog pribadinya, Jono menyatakan bahwa apa yang telah dicapai Ubuntu (12.10) merupakan sebuah upaya untuk memberikan pengalaman baru dalam mencari apapun dari satu tempat, yaitu Dash. Ubuntu tetap memperhatikan keamanan dan melindungi data-data pribadi dari tiap pemakainya.

Richard Stallman memegang prinsip bahwa semua software yang mengikuti prinsip Free Software tidak boleh mengandung bagian atau komponen yang non-free. Bagaimana tanggapan resmi dari Canonical terkait dengan penilaian Stallman? Sampai saat berita ini diturunkan, belum ada tanggapan secara resmi dari pihak Canonical

 Infokomputer.com

Sunday, November 18, 2012

Aplikasi WiFox Tingkatkan Kinerja Wi-Fi Hingga 700%



Jaringan Wi-Fi untuk koneksi Internet gratisan mulai banyak tersedia di tempat-tempat umum, bahkan di dalam bus.

Fasilitas demikian memang sangat bermanfaat bagi pengguna perangkat bergerak. Tetapi yang paling mengesalkan adalah bila akses ke Internet mulai melambat karena semakin banyak pengguna di jaringan tersebut.

Untungnya ada sekelompok peneliti dari North Carolina State University (NCSU) yang mengembangkan software untuk mengatasi masalah di atas. Disebut dengan WiFox, software ini dapat diinstal di jaringan dan akan mengatasi masalah melambatnya kecepatan koneksi pada lingkungan Wi-Fi yang sedang dipakai banyak orang. Peningkatan throughput bisa mencapai 700 persen.

Penurunan kinerja Wi-Fi ketika mulai banyak yang menggunakannya disebabkan oleh koneksi antara komputer pengguna dengan access point hanya menggunakan satu channel. Satu channel tersebut digunakan dua arah, yaitu untuk pengiriman data dari komputer ke access point dan sebaliknya. Ini ibarat jalan raya satu jalur yang digunakan untuk dua arah mobil, yang rawan terjadi kemacetan.

Bila sejumlah besar pengguna mengirim permintaan data,  channel tersebut akan penuh dan acces point akan menghadapi hambatan untuk mengirim data kembali ke pengguna. Makin banyak pengguna makin “ramai” lalu-lintas data pada channel yang digunakan bersama tersebut, dan makin turun kinerja jaringan.
Software WiFox mengatasi masalah di atas. Software ini memonitor lalu-lintas data pada channel Wi-Fi dan memberikan prioritas kepada access point untuk mengirim data bila terjadi backlog data. Prioritas yang diberikan tergantung pada ukuran backlog – semakin besar semakin tinggi prioritasnya. Beraksi seperti polisi lalu-lintas, WiFox menjaga lalu-lintas data agar mengalir lancar di kedua arah.

Sekelompok peneliti dari NCSU telah menguji WiFox di jaringan Wi-Fi yang dapat menangani 45 pengguna di lab mereka. Hasilnya, semakin banyak pengguna yang memakai jaringan, semakin tinggi througput datanya. Peningkatannya mulai dari 400 persen dengan 25 pengguna dan sampai 700 persen bila 45 pengguna memanfaatkan jaringan tersebut. 

Dari hasil pengujian tersebut, tim peneliti berkesimpulan bahwa respon terhadap permintaan pengguna rata-rata empat kali lebih cepat daripada di jaringan Wi-Fi yang tidak menggunakan software tersebut.
Menariknya lagi, WiFox dapat dipaket sebagai software update yang dapat diinstal di jaringan Wi-Fi yang sudah ada. “WiFox dapat dipasang tanpa membongkar sistem,” kata Arpit Gupta, seorang mahasiswa PhD di computer science NCSU, seperti dikutip oleh siaran pers NCSU. 

Gupta merupakan lead author untuk paper yang menjelaskan cara kerja WiFox. Paper tersebut akan dipresentasikan pada ACM CoNEXT 2012, konferensi yang diselenggarakan di Nice, Perancis, pada 10-13 Desember 2012 mendatang.